8 Alasan Wanita Selingkuh Setelah Menikah

Sudah berstatus sebagai istri dan bahkan sudah punya anak tidak jaminan dia selalu setia dengan suaminya. Faktanya, masih saja dijumpai kasus perselingkuhan yang dilakukan wanita bersuami. Apa sebenarnya yang membuat kaum hawa tertarik dan melakukan selingkuh?

1. Bisa Saja Hanya Karena Ingin Balas Dendam

Biasanya hal ini terjadi kalau sang wanita diduakan lebih dulu. Mengetahui sang suami punya wanita idaman lain. Maka bagi wanita yang tak mampu menahan amarahnya, sehingga akan segera membalasnya. Motifnya bukan karena ingin mencari pengganti suaminya. Tapi lebih pada misi balas dendam. Memang apapun alasannya selingkuh tetap tidak dibenarkan.

2. Ekonomi Yang Tak Terpenuhi

Ketika masih masa pacaran, faktor ekonomi mungkin tidak begitu dipedulikan. Karena cinta membara sudah membutakan segalanya. Sayangnya, setelah membangun rumah tangga sangat banyak kebutuhan yang harus dipenuhi. Bila penghasilan suami kurang atau bahkan sering menganggur, dan memaksa istri harus banting tulang, bisa saja memicu perselingkuhan.

Merasa tidak tahan lagi dengan kemiskinan yang dialaminya, dia akan berselingkuh dengan pria kaya yang mendekatinya. Jadi sebisa mungkin untuk merencanakan kebutuhan keuangan dengan baik, sebelum memutuskan untuk menikah. Sehingga kejadian serupa tidak akan pernah menimpa.

Baca juga : 5 Tanda – Tanda Wanita Selingkuh di Belakangmu

3. Tidak Mendapatkan Kepuasan Seksual

Jangan pandang remeh persoalan ini. Sebab kebutuhan batin juga milik seorang istri, jadi dia pun harus mendapatkan yang terbaik. Kalau kaum wanita tidak mendapatkan kepuasan biologis, jangan menyesal kalau dia juga berselingkuh dengan pria lain. Terutama dengan pria yang diinginkannya dan bisa memenuhi kebutuhan seksualnya.

Sebenarnya apa pun asalannya, perselingkuhan yang dilakukan wanita bersuami akan selalu berakhir di atas ranjang. Karena hubungan badan adalah hal wajar yang dilakukan dua sejoli yang sedang dimabuk asmara. Berbeda bagi wanita yang belum menikah atau saat pacaran.

Dia bisa saja selingkuh karena ingin mendapatkan pria pujaannya, yang lebih layak diajak ke pelaminan. Tapi kalau sudah menikah, maka yang dicarinya yang bisa juga memenuhi hasrat seksualnya di atas ranjang. Jadi, sangat berbahaya bila wanita yang sudah menikah tapi berselingkuh. Potensi hamil bisa saja terjadi. Nah, kalau sudah begini permasalahan menjadi kian rumit.

4. Suami Kurang Perhatian

Mungkin sang suami terlalu sibuk dengan pekerjaan, hobi atau lebih sering bersama teman-temannya ketimbang istrinya. Sehingga waktu bertemu dengan suami sangat jarang. Ditambah lagi dengan suami yang jarang menelpon, mengirimkan pesan, dan sebagainya. Intinya tidak terjalin komunikasi yang baik dan sering. Sehingga sang istri merasa tidak diperhatikan, dan kondisi ini bisa saja memunculkan benih-benih perselingkuhan.

Jadi, bagi suami harus bisa memberikan perhatian khusus dan sering bagi istrinya. Karena meskipun hanya melakukan hal kecil seperti menngiriminya pesan singkat. Tetap sebagai wujud perhatian terhadapnya. Akan lebih bagus lagi kalau selalu mempunyai waktu khusus berdua. Walaupun aktivitas suami sangat padat. Pintar-pintarlah dalam mengatur waktunya. Karena sang wanita akan sangat menghargai perjuangan suaminya.

5. Istri Merasa Tidak Dihargai

Mungkin saja sang istri seringkali dibanding-bandingkan dengan orang lain dalam berbagai hal. Sehingga seakan-akan tidak ada nilai positifnya di mata suami. Kondisi ini akan memicu pertengkaran, dan bisa memicu wanita untuk selingkuh. Karena itu sang suami harus memahami kondisi istrinya. Berikan saran atau kritikan membangun, kalau dinilai kurang bagus mulai dari sikap dan tindakannya.

Karena sudah menjadi tugas suami untuk selalu membimbing istrinya dalam berbagai hal. Sehingga dia bisa menjadi lebih baik di mata Anda, dan juga orang lain. Kalau tercipta kondisi semacam ini, maka istri justru akan merasa sangat dihargai dan merasa sangat beruntung memiliki suami seperti itu. Jadi pastikan suami selalu menghargai istrinya, agar tidak menjadi alasan wanita selingkuh setelah menikah.

6. Suami Emosional Dan Kasar

Setiap wanita berharap memiliki suami yang bisa memanjakan istrinya. Suami tidak kasar dan emosional. Karena kalau suami mudah marah, maka tidak nyaman bagi wanita. Apalagi kalau permasalahan kecil saja bisa memicu pertengkaran besar. Lebih parahnya lagi kalau suaminya suka main kasar atau main tangan. Sangat jelas kalau wanita tidak akan ada yang betah hidup bersamanya lagi.

7. Merasa Jenuh Dan Bosan

Hubungan suami istri yang terasa hambar, permasalahan ekonomi, dan tidak tercapainya kualitas seksual adalah sejumlah faktor penyebab perselingkuhan yang juga bisa dilakukan seorang istri. Meksipun sudah mempunyai anak, tidak menutup kemungkinan perselingkuhan tetap bisa dilakukan seorang wanita.

Mungkin saja istri bosan dengan aktivitas suami yang sangat sibuk. Sehingga membuat kuantitas dan kualitas pertemuannya sangat buruk. Bisa saja karena suami kurang perhatian, dengan tidak pernah memberikan kejutan atau hadiah saat hari spesial. Seperti saat anniversary pernikahan atau ulang tahunnya. Hadiah tidak harus mahal, tapi perhatian yang sangat dibutuhkan sang wanita.

Pekerjaan suami dengan penghasilan kecil, sedangkan sang istri ingin bergaya hidup mewah tentunya tidak bisa didapatkan dari pernikahannya. Sehingga keinginan untuk selingkuh tak bisa terbendung lagi. Usia yang masih mudah sangat wajar kalau seks juga dianggap kebutuhan penting. Karenanya wanita bisa saja selingkuh hanya karena ingin dimanjakan di atas ranjang.

8. Hanya Iseng Atau Ingin Jadi Bad Girl

Mungkin saat belum menikah, seorang wanita suka gonta ganti pacar dengan alasan yang tidak jelas. Label bad girl yang sudah terlanjur dilekatkan padanya saat masih berstatus gadis, bisa jadi tetap ada kala sudah menikah. Jadi dia tidak akan berpikir panjang untuk selingkuh, meskipun sudah berumah tangga. Bisa jadi karena hanya iseng atau memang ada motif tertentu yang menjadi latar belakangnya.

Bahkan bisa saja seorang wanita yang sudah menikah tidak hanya selingkuh dengan satu pria saja. Perilaku aditif itu bisa saja dialami seorang istri. Kecanduan ini tentunya merupakan perilaku mental yang sangat menyimpang. Sehingga harus mendapatkan penanganan segera, agar tidak semakin parah. Karena sudah pasti akan mengancam keuntuhan rumah tangganya.

Krisis paruh baya juga bisa memicu perselingkuhan yang dilakukan seorang wanita. Pada usia ini wanita juga ingin tetap dianggap cantik dan menawan di mata lawan jenisnya. Sebagai pembuktiannya maka dia pun berselingkuh dengan pria lain. Dia pun merasa bangga kalau bisa menggaet pria lain, apalagi yang usianya lebih muda, dan lebih tampan dari suaminya.

Motif ekonomi biasanya tidak menjadi alasan dalam perselingkuhan ini. Bisa saja hanya untuk pamer di depan teman-temannya, yang juga memiliki perilaku serupa. Kalau mampu mendapatkan pria lain, maka sebuah kebanggaan baginya, dan berarti dia masih menarik secara seksual di mata lelaki.

Nah, itulah berbagai latar belakang wanita kenapa berselingkuh walaupun sudah menikah. Pernikahan adalah sesuatu yang suci dan sakral. Sehingga setiap pasangan harus menjaga komitmen dan janjinya saat menikah. Permasalahan pasti hadir dalam biduk rumah tangga. Agar tetap langgeng, maka harus menjalin komunikasi dengan baik.

No Response

Leave a reply "8 Alasan Wanita Selingkuh Setelah Menikah"